Selamat Datang di blog KUA Sangkapura Bawean Gresik Jawa Timur, Dalam rangka meningkatkan pelayanan prima, KUA Sangkapura menerapkan pelayanan berbasis IT

Fdatured

0 SURAT DIRJEM BIMAS ISLAM "SERUAN SHALAT GERHANA MATAHARI 2016"

Sumber : http://bimasislam.kemenag.go.id/uploads/files/Seruan%20Shalat%20Gerhana%20Matahari.pdf




Read more

0 SEJARAH DAN FIQIH GERHANA


Oleh : Ibnu Zahid Abdo el-Moeid
Sholat wajib 5 waktu disyari'atkan saat peristiwa Isro' dan Mi'ro'. Adapun Isro’ Mi’roj terjadi pada hari Senin legi tanggal 27 Rojab –3 H./19-3-619 M. Sebagian riwayat mengatakan 16 bulan sebelum hijrah, sebagian lagi mengatakan 5 tahun sebelum hijrah. Sedangkan sholat gerhana baru disyari'atkan 6 tahun 2 bulan setelah Isro' Mi'roj. Sholat gerhana disyari’atkan pertama kali pada tahun ke-5 hijrah, yakni ketika terjadi gerhana bulan total yaitu malam Rabu 14 Jumadal Akhiroh 4 H. bertepatan dengan 20 Nopember 625 M.
Sejak disyari'atkannya sholat gerhana, 14 Jumadal Akhiroh 4 H./20 Nopember 625 M. sampai Rosululloh SAW wafat pada hari Senin Legi, 14 Robi'ul Awal 11 H./8 Juni 632 M. terjadi 3 kali gerhana matahari dan 5 kali gerhana bulan. Menurut riwayat Rosululloh SAW wafat tanggal 12 Robi'ul Awal. Lebih detalinya gerhana yang terjadi dalam kurun waktu tersebut berdasarkan perhitungan hisab tadqiqi, lihat tabel dibawah.
Sejak disyari'atnya sholat gerhana sampai beliau wafat, Rosululloha SAW melakukan sholat gerhana hanya dua kali. Yang pertama saat gerhana bulan, 14 Jumadal Akhiroh 4 H. yang bertepatan dengan 20 Nopember 625 M. dan yang kedua saat gerhana matahari, 29 Syawal 10 H. yang bertepatan dengan 27 Januari 632 M. Namun di dalam kitab Syarah Shohihul Bukhori Liibnil Bathol disebutkan bahwa Rosululloh SAW sholat gerhana beberapa kali.
Kenapa Rosululloh hanya sholat satu kali gerhana bulan dan satu kali gerhana matahari, padahal setelah disyariatkannya sholat gerhana, menurut hisab masih terjadi 4 kali gerhana bulan dan 3 kali gerhan matahari?. Memang betul secara hisab terjadi beberapa kali gerhana bulan dan matahari namun waktu terjadinya gerhana bulan maupun matahari terlalu dekat dengan terbit dan terbenamnya bulan atau matahari, sehingga waktunya sempit.
Berikut sedikit uraian kronologi gerhana yang ada di tabel atas.
1. Enam bulan setelah gerhana bulan yang pertama kali disyari'atkan tepatnya 15 Dzulhijjah 4 H./17 Mei 2626 M. terjadi gerhana bulan parsial namun waktunya menjelang shubuh dan beberapa saat setelah shubuh bulan tenggelam dalam keadaan gerhana.
2. Sebelas bulan berikutnya tepatnya 29 Dzulqo'dah 5 H./21 April 627 M. terjadi gerhana matahari, namun persentasi piringan matahari yang tertutup hanya 5%, kemungkinan besar tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.
3. Sebelas bulan kemudian tepatnya 14 Dzulqo'dah 6 H./25 Maret 628 M. terjadi gerhana bulan dengan persentasi gerhana 31% namun terjadi saat-saat maghrib. Awal gerhana terjadi sebelum bulan terbit, sehingga saat terbit, bulan sudah dalam keadaan gerhana, lalu beberpa menit sebelum waktu isya', gerhana sudah berakhir.
4. Enam bulan berikutnya tepatnya 29 Jumadal Ula 7 H./3 Oktober 628 M. terjadi gerhana matahari, namun persentasi piringan matahari yang tertutup hanya 12%. kemungkinan besar tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Awal gerhana terjadi sebelum matahari terbit dilihat dari Madinah, sehingga saat terbit, matahari sudah dalam keadaan gerhana, lalu beberpa menit setelah matahari terbit, gerhana sudah berakhir.
5. Lima bulan berikutnya tepatnya 14 Dzulqo'dah 7 H./15 Maret 629 M. terjadi gerhana bulan total di tengah malam. Bulan Maret adalah mulai berakhirnya musim dingin. Aktifitas malam masyarakat arab masih rendah karena beberapa hari sebelumnyah suhu udara masih dingin. Disamping itu sisa-sisa mendung kemungkinan masih banyak sehingga bulan yang sedang gerhana luput dari perhatian masyarakat Madinah saat itu, selebihnya wallohu A'lam.
6. Dua belas bulan berikutnya, tepatnya 15 Dzulqo'dah 8H./4 Maret 630 M. terjadi gerhana sebagian dengan persentasi puncak gerhan sekitar 68%, namun terjadi saat-saat maghrib. Awal gerhana terjadi sebelum bulan terbit, sehingga saat terbit, bulan sudah dalam keadaan gerhana, lalu beberapa menit (23 menit) setelah matahari terbenam (waktu maghrib) gerhana sudah berakhir.
7. Duapuluh tiga bulan berikutnya tepatnya 29 Syawal 10 H./27 Januari 632 M. terjadi gerhana matahari dengan persentasi puncak gerhana 82%. Bertepatan dengan peristiwa gerhana tersebut, tepatnya malam hari sebelum gerhana, Sayyid Ibrohim putra Rosululloh SAW dari ibu Maria Al-QIbtiyah wafat. Pada saat gerhana matahari inilah pertama kali sekaligus terakhir kalinya Rosululloh SAW melaksanakan sholat gerhana matahari.
KONTROVERSI GERHANA MATAHARI ZAMAN NABI
Ketika terjadi gerhana, kita pasti teringat akan wafatnya sayyid Ibrohim, putra rosululloh SAW dari Maria Al-Qibtiyah binti Syam’un (Istri Jariyah rosul hadiah dari penguasa Mesir, Juraij bin Mina Al-Mukaukis) yang wafat saat terjadi gerhana matahari, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits :
عن عبد الرحمن بن حسان بن ثابت عن أمه سيرين قالت : حضرت موت إبراهيم ابن النبى صلى الله عليه وسلم فكسفت الشمس يومئذ فقال الناس : هذا لموت إبراهيم فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم :« إن الشمس لا تنكسف لموت أحد ولا لحياته ». ومات يوم الثلاثاء لعشر خلون من ربيع الأول سنة عشر
Dari Abdurrohman bin Hasan bin Tsabit dari ibunya Sirin katanya:“Saya telah menghadiri kematian Ibrahim putra Rosululooh SAW. Dan pada hari tersebut terjadi gerhana matahari. Lantas orang pada kasak-kusuk bahwa gerhana tersebut terjadi karena wafatnya Ibrohim, kemudian Rosululloh SAW bersabda “ Sesungguhnya matahari dan bulan itu dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Alloh, tidaklah keduanya gerhana karena mati atau hidupnya seseorang. Beliau wafat pada hari Selasa, 10 hari dari bulan Robi’ul Awal tahun 10 H.
Menurut riwayat yang kuat menyebutkan bahwa gerhana matahari yang bertepatan dengan wafatnya sayyid Ibrohim terjadi pada tanggal 10 Robi’ul Awwal 10 H. sementara menurut riwayat lain menyebutkan bulan Romadlon dan bulan Dzulhijjah, bahkan ada yang menyebutkan terjadi pada saat penjanjian hudaibiyah.
Hal ini sangat anomali dengan kaedah hisab yang mana gerhana matahari mestinya terjadi pada pada akhir bulan qomariyah (penileman) yakni saat ijtimak/konjungsi, sedangkan gerhana bulan terjadi pada saat purnama/badr.
Dari penelusuran hisab, sejak tahun 8 (tahun lahirnya sayyid Ibrohim) sampai 10 hijriyah hanya terjadi satu kali gerhana matahari, yaitu gerhana cincin yang terjadi pada hari Senin Pon, 29 Syawal 10 H. Bertepatan dengan 27 Januari 632 M. Terjadi pada pagi hari jam 07:15 dan berakhir pada jam 09:53. waktu Madinah. Dengan demikian maka kemungkinan besar wafatnya sayyid Ibrohim adalah malam Senin, 29 Syawwal 10 H.
Lalu bagaimana dengan riwayat yang menyebutkan terjadi pada tanggal 10 Robi’ul Awwal 10 H.? Riwayat tersebut tidaklah salah karena saat itu masyarakat arab belum mempunyai kalender baku yang menjadi patokan syar’i secara umum. Saat itu system kalender masih sering berubah, kabilah arab seringkali menambah atau mengurangi bilangan bulan dalam setahun untuk kepentingan perang, kadang dalam setahun ada 13 bulan. Kalender qomariyah mulai tertib setelah nabi menyampaikan ayat ke 36 surat At-Taubah pada waktu khutbah hari Tasyrik di Mina.
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ (التوبة 36)
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus” (At-Taubah 36)
إِنَّمَا النَّسِيءُ زِيَادَةٌ فِي الْكُفْرِ يُضَلُّ بِهِ الَّذِينَ كَفَرُوا يُحِلُّونَهُ عَامًا وَيُحَرِّمُونَهُ عَامًا لِيُوَاطِئُوا عِدَّةَ مَا حَرَّمَ اللَّهُ فَيُحِلُّوا مَا حَرَّمَ اللَّهُ زُيِّنَ لَهُمْ سُوءُ أَعْمَالِهِمْ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ (التوبة 37)
“Sesungguhnya mengundur-undurkan bulan haram itu adalah menambah kekafiran. Disesatkan orang-orang yang kafir dengan mengundur-undurkan itu, mereka menghalalkannya pada suatu tahun dan mengharamkannya pada tahun yang lain, agar mereka dapat mempersesuaikan dengan bilangan yang Allah mengharamkannya, maka mereka menghalalkan apa yang diharamkan Allah. (Syaitan) menjadikan mereka memandang perbuatan mereka yang buruk itu. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir” (At-Taubah 37)
Sebelum ayat tersebut turun, kalender bulan qomariyah diselaraskan dengan kalender syamsiyah sehingga dalam 3 tahun terdapat tahun yang jumlah bulannya 13 bulan. Sebelum dan sa’at berkembangnya Islam di jazirah arab, baik kalender Qomariyah (Lunar Calendar) maupun Syamsiyah (Solar Calendar) sudah dikenal akan tetapi belum ada patokan tahunnya serta kaidah-kaidah yang baku yang menjadi ketetapan kalender sehingga baik awal tahun maupun awal bulan serta jumlah bulan dalam setahun tidak beraturan.
Baru pada masa kholifah Umar bin Khottob beliau mengumpulkan segenap sahabat serta elit-elit pemerintahan pada hari Rabu 20 Jumadil Akhir tahun 17 dari hijrah yang bertepatan dengan 8 Juli 638 M, untuk membahas perlunya sebuah kalender yang baku. Akhirnya disepakati sebuah kalender yang berbasis bulan, Lunar System. Diputuskan bahwa awal tahun hijri dimulai pada sa’at nabi berangkat hijrah ke Madinah yaitu tahun 622 M. sedangkan awal bulannya dimulai dari Muharrom, karena pada sa’at itu berakhirnya aktivitas ibadah haji dan menuju kehidupan yang baru. 1 Muharrom 1 H. bertepatan dengan 16 Juli 622 M. tepat pada hari Jum’at Legi.
HUKUM SHOLAT GERHANA
Menurut Jumhurul Ulama’, sholat gerhana, baik gerhana matahari maupun bulan hukumnya sunnah muakkadah, sunnah yang sangat ditekankan, seperti Sholat Hari Raya. Menurut pendapat Malikiyah dan Hanafiyah untuk gerhana bulan sunnah mandubah berbeda dengan sholat gerhana matahari yang menurut mereka sunnah muakkadah. Sebagian ulama’ berpendapat bahwa hukum sholat gerhana adalah fardlu kifayah seperti sholat jenazah.
Firman Alloh di dalam Al-Qur'an :
وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ (فصلت 37)
Artinya : Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah engka sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah.(QS. Fushshilat : 37)
Maksud dari perintah Allah SWT untuk bersujud kepada Yang Menciptakan matahari dan bulan adalah perintah untuk mengerjakan shalat gerhana matahari dan gerhana bulan. Di dalam hadits disebutkan:
إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ
Artinya : Sesungguhnya matahari dan bulan adalah sebuah tanda dari tanda-tanda Allah SWT. Keduanya tidak menjadi gerhana disebabkan kematian seseorang atau kelahirannya. Bila kalian mendapati gerhana, maka lakukanlah shalat dan berdoalah hingga gerhana pulih kembali. (HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad)
Sholat gerhana disunnahkan dilakukan secara berjama'ah, lebih utama lagi dilaksanakan di masjid. Disunnahkan mandi sebelum berangkat sholat gerhana. Tidak disunnahkan adzan dan iqomah ketika akan melaksanakan sholat gerhana, tetapi cukup dengan seruan "Assholatu Jami'ah".
Imam sholat gerhana disunnahkan dengan suara keras saat membaca Al-Fatihah dan Surat untuk gerhana bulan dan dengan suara lirih untuk gerhana matahari. Menurut madzhab Hambali, Khottobi dan Ibnu Mundzir disunnahkan keras juga pada sholat gerhana matahari.
Tata cara sholat gerhana sebagai berikut :
1. Dikerjakan dengan 2 (dua) rokaat seperti sholat sunnah biasa, tanpa rukuk dua kali. Bahkan tidak syah jika dilakukan dengan 2 kali berdiri dan 2 kali rukuk menurut pendapat imam Abu Hanifah.
2. Dikerjakan dengan 2 rokaat, didalam setiap rokaat 2 kali berdiri membaca Al-Fatihan dan surat dan 2 kali ruku' tanpa memanjangkan bacaan surat setelah Al-Fatihah saat berdiri, serta tanpa memanjangkan bacaan tasbih di dalam ruku' dan sujudnya.
3. Dikerjakan dengan 2 rokaat, didalam setiap rokaat 2 kali berdiri dan 2 kali ruku'. Pada setiap rokaa't setelah membaca Al-Fatihah membaca surat yang panjang, lalu ruku' dan membaca tasbih yang panjang, lalu berdiri membaca Al-Fatihah lagi, lalu membaca surat yang panjang namun tidak sepanjang surat sebelumnya, lalu rukuk kembali dan membaca tasbih yang panjang, lalu I'tidal, lalu sujud dua kali dengan memanjangkan tasbih, sujud yang pertama lebih lama daripada sujud yang kedua. Kemudian berdiri untuk roka'at yang kedua dengan tata cara seperti roka'at pertama. Bacaan surat dan tasbih pada roka'at yang kedua lebih pendek dari pada roka'at yang pertama.
Dari ketiga cara diatas yang paling utama adalah nomor tiga.
Setelah selesai sholat disunnahkan khutbah dua kali jika dilakukan secara berjama'ah, jika sholat sendirian tidak disunnahkan khutbah. Namun menurut imam Ahmad, Abu Hanifah, dan Abu Yusuf tidak disunnahkan khutbah walaupun berjama'ah. Di dalam khutbahnya disunnahkan menyeruhkan taubat dari maksiat, memperbanyak shodaqoh, berbuat kebaikan, memperbanyak dzikir, do'a dan istighfar.
Jika gerhana berbarengan dengan sholat janazah maka didahulukan sholat janazah. jika berbarengan dengan sholat fardu dan sholat Id maka didahulukan sholat gerhana jika waktu sholat fardlu masih luas tetapi jika takut waktunya sholat fardlu habis maka didahulukan sholat fardlunya daripada sholat gerhana. Apabila berbarengan dengan sholat Jum'at jika waktunya masih luas maka didahulukan sholat gerhana lalu khutbah Jum'at sekaligus khutbah gerhana. jika gerhana berbarengan dengan sholat taroweh dan witir maka didahulukan sholat gerhana walaupun dikhawatirkan tidak cukup waktu untuk sholat taroweh maupun witir.
Kapan makmum masbuq terhitung mendapatkan roka'at?
Seperti kita ketahui bahwa tata cara sholat gerhana ini berbeda dengan sholat biasa dimana terdapat dua kali rukuk dan dua kali berdiri, kecuali pendapat Hanafi.
Menurut madzhab Maliki : Makmum terhitung dapat rokaat jika makmum bisa mendapati rukuk yang kedua bersama imam dengan thuma'ninah. Walaupun tidak mendapati rukuk yang pertama bersama imam tetap terhitung dapat rokaat karena menurut Maliki rukuk dan berdiri yang pertama adalah sunnah.
Menurut madzhab Syafi'i dan Hambali : Makmum terhitung dapat rokaat jika makmum bisa mendapati rukuk yang pertama bersama imam dengan thuma'ninah, sehingga jika hanya mendapati imam di dalam rukuk yang kedua saja maka tidak terhitung dapat rokaat bersama imam.
Waktu Sholat Gerhana
Menurut ilmu hisab, di dalam gerhana bulan, bayangan yang menutupi bulan itu ada dua. Yang pertama bayangan penumbra dan yang kedua banyak umbra. Bayangan umbra adalah bayangan inti bumi sedangkan bayangan penumbra adalah bayangan bias bumi, sehingga saat bayangan penumbra menyentuh piringan bulan, tidak bisa diidentifikasi secara kasat mata, bulan terlihat seperti biasa, utuh namun agak redup sedikit. Gerhana bulan baru bisa diidentifikasi dengan mata telanjang ketika bayangan umbra menyentuh piringan bulan.
Dengan demikian secara umum yang disebut gerhana bulan yaitu sejak bayangan umbra (bayangan inti) bumi menyentuh piringan bulan sampai seluruh bayangan umbra lepas dari piringan bulan. Adapun gerhana matahari yaitu sejak bayangan umbra bulan menyentuh piringan matahari sampai seluruh bayangan umbra lepas dari piringan matahari.
Menurut fiqih, masuknya waktu sholat gerhana, baik gerhana bulan maupun matahari adalah sejak tertutupnya piringan bulan atau matahari. Batas akhir waktu sholat gerhana matahari adalah pulihnya kembali gerhana secara penuh atau terbenamnya matahari walaupun terbenam masih dalam keadaan gerhana. sedangkan batas akhir gerhana bulan adalah pulihnya kembali gerhana secara penuh atau terbitnya matahari walaupun bulan masih dalam keadaan gerhana.
Menurut imam Syafi'I dan imam Malik, sholat gerhana boleh dilakukan pada saat-saat makruhat karena termasuk sholat yang ada sebabnya. Menurut imam Hanafi dan Imam Achmad tidak boleh, namun cukup dengan membaca tasbih sebagai gantinya.
Bagaimana kalau menurut hisab terjadi gerhana tetapi tertutup mendung?
Mengqiyaskan seperti halnya hilal, dari Ibnu Daqiq Al-Iidi dan Ibnu Hajar di dalam kitab Tuhfahnya, Syeikh Bakhit Al-Muthi'i menjelaskan bahwa jika menurut hisab yang qoth'i (kuat kepastinnya) hilal sudah ada dan memungkinkan untuk bisa dilihat setelah maghrib, namun ternyata tidak bisa dilihat karena terhalang mendung maka hal ini bisa menggunakan perhitungan hisab untuk penentuan awal bulan. Jika penentuan awal bulan saja yang notabene menentukan sesuatu yang wajib cukup dengan hisab yang qoth'i maka apalagi untuk menentukan sesuatu yang sunnah, gerhana misalnya. Kita semua tahu bahwa hisab hilal, gerhana bulan maupun gerhana matahari adalah perhitungan yang sama-sama pasti dan meyakinkan.
Namun Ibnu Hajar di dalam kitab Tuhfah terkait sholat gerhana mengatakan bahwa: Jika bulan atau matahari terhalang oleh mendung sebelum gerhana terlihat tetapi menurut ahli hisab terjadi gerhana maka tidak ada konskuensinya, artinya tidak sunnah sholat gerhana, karena hukum asalnya tidak terjadinya gerhana. Namun jika bulan atau matahari terlihat gerhana lalu kemudian mendung dan bimbang gerhana sudah selesai atau belum walaupun menurut ahli hisab gerhana sudah selesai maka tetep sunnah sholat gerhana karena hukum asalnya terlihatnya gerhana. Beliau menegaskan tidak ada tempat bagi ahli hisab dalam hal ini, yakni tidak boleh berdasarkan hisab semata walaupun hisab yang qoth'i sekalipun.
Apakah Sunnah Takbiran Saat Terjadi Gerhana?
Di masjid-masjid Jawa Barat, saat terjadi gerhana diramaikan dengan takbiran seperti halnya takbiran hari raya. Mulai awal gerhana sampai berakhirnya gerhana.
Rasulullah SAW bersabda :
إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا ، وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا (البخاري)
Artinya : Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Terjadinya gerhana matahari atau bulan tidaklah terkait kematian atau kehidupan seseorang. Karenanya jika kalian melihat gerhana itu, berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, shalatlah dan bersedekahlah (HR. Bukhari)
Sependek yang saya tahu para ulama dalam koridor madzhab empat tidak memaknai "Fakabbiru" di dalam hadits tersebut dengan takbiran seperti hari raya tetapi bermakna mengagungkan Alloh dalam arti kekuasaan alloh yang sangat luar biasa di mana benda-benda langit yang besar (matahari dan bulan) tunduk dan patuh atas perintah Alloh SWT. atau dengan kata lain katakanlah "Allohu Akbar".
Wallohu A'lam
Harapan
Walaupun hukum sholat gerhana, baik Khusuful Qomar maupun Kusufusy Syams adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) sebagaimana sholat Hari Raya, akan tetapi sangat sedikit dari umat islam yang peduli dengan syariat tersebut. Yakni acuh tak acuh dengan hal tersebut, seakan-akan sholat gerhana adalah sholat yang tidak ada tuntunan dan perintahnya.
Untuk itu demi melanggengkan syariat islam yang berupa sholat gerhana yang mulai langka di negeri ini serta demi syi’arnya Islam, maka apabila kita melihat/mengetahui fenomena gerhana marilah kita bersama memperbanyak Takbir, Tachmid, Istighfar, dan Shodaqoh serta melaksanakan sholat gerhana. Sholat gerhana bisa dilaksanakan selama gerhana matahari berlangsung, walaupun tidak total.
Manyar, 15 Jumadal Ula 1437 H./24 Pebruari 2016 M.
Referensi :
Al-Fiqh Al-Islamy Wa Adillatuh, Prof. DR. Wahbah Al-Zuhaily
Roudloh Al-Tholibin, Muhyiddin Yahya bin Syarof Abu Zakariyah Al-Nawawy
Irsyad Al-Murid, KH. Achmad Ghozali Muhammad Fathulloh
Al-Sunan Al-Kubro Li Al-Baihaqi, Ahmad Bin Husein Bin Ali Al-Baihaqi
Al-Durru Al-Aniq, KH. Achmad Ghozali Muhammad Fathulloh
Al-Tafsir Al-Munir, Prof. DR. Wahbah Al-Zuhaily
Tuhfah Al-Muhtaj, Ibnu Hajar Al-Haitamy
Syarah Shohihu Al-Bukhori Li Ibni Al-Bathol, Abul Hasan Ali Bin Bathol Al-Qurtubi
Read more

0 BIAYA NIKAH Kutipan PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2015



Kutipan  PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2015 TENTANG  JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA  KEMENTERIAN AGAMA ( halaman 4 – 5 )

Pasal  5
(1)          Setiap warga Negara yang melaksanakan nikah atau rujuk di Kantor Urusan Agama Kecamatan atau di luar Kantor Urusan Agama Kecamatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) huruf b tidak dikenakan biaya pencatatan nikah atau rujuk.
(2)          Dalam hal nikah atau rujuk dilaksanakan di luar Kantor Urusan Agama Kecamatan dikenakan biaya transportasi dan jasa profesi sebagai penerimaan dari Kantor Urusan Agama Kecamatan sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran Peraturan Pemerintah ini.
(3)          Terhadap warga Negara yang tidak mampu secara ekonomi dan/atau korban bencana yang melaksanakan nikah atau rujuk di luar Kantor Urusan Agama Kecamatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikenakan tarif Rp 0,00 (nol rupiah)
(4)          Ketentuan mengenai syarat dan tata cara untuk dapat dikenakan tarif Rp0,00 (nol rupiah) kepada warga Negara yang tidak mampu secara ekonomi dan/atau korban bencana yang melaksanakan nikah atau rujuk di luar  Kantor Urusan Agama Kecamatan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diatur dengan Peraturan Menteri Agama setelah mendapat persetujuan Menteri Keuangan.

Kutipan  LAMPIRAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2015 TENTANG  JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA  KEMENTERIAN AGAMA (halaman 10)
JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK
SATUAN
TARIF

............

II. KANTOR URUSAN AGAMA



...............

per peristiwa nikah atau rujuk

...........

Rp.   600.000,00


Read more

0 PP 19 TAHUN 2015 TENTANG JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA KEMENTERIAN AGAMA TERMASUK BIAYA NIKAH

PP 19 TAHUN 2015 TENTANG JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA  KEMENTERIAN AGAMA  TERMASUK BIAYA NIKAH



Read more

0 DASAR PEMIKIRAN PROGRAM BANTUAN ITSBAT NIKAH DI PULAU BAWEAN



Pulau Bawean sebagai bagian dari Kabupaten Gresik terletak 83 mil perjalanan dari Pelabuhan Gresik terdiri dari 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak. Letak geografis Pulau Bawean di tengah Laut Jawa yang sampai saat ini hanya dapat ditembuh dengan transportasi laut cukup menyulitkan bagi penduduknya bila hendak bepergian ke pusat kabupaten.
Berbagai problematika kehidupan dalam masyarakat kepulauan juga terjadi di Pulau Bawean. Salah satunya adalah banyak perkawinan dalam keluarga di Pulau Bawean belum tercatat secara resmi atau tidak mempunyai surat nikah . Terjadinya perkawinan atau akad nikah tanpa adanya pencatatan resmi  dari kantor urusan agama sebagai petugas resmi pemerintah dalam pencatatan nikah dengan beberapa alasan ;
  1. Nikah terjadi di Malaysia dikarenakan kedua suami istri bekerta sebagai TKI di negeri jiran dan tidak mempunyai dokumen resmi. Alasan ini sebagai alasan terbanyak karena memang sangat banyak penduduk Pulau Bawean yang bekerja di negeri jiran Malaysia dengan dokumen yang tidak lengkap sehingga sangat sulit mencatatkan nikah yang terjadi di Malaysia secara resmi.
  2. Kondisi ekonomi masyarakat Pulau Bawean terutama di pelosok desa yang sebagian masih dalam kotegori miskin. Anggapan sebagian penduduk yang miskin bahwa untuk mencatatkan pernikahan memerlukan biaya yang besar sehingga mereka enggan mengurusnya, disamping itu sosialisasi dari perangkat desa bahwa pencatatn nikah gratis bagi penduduk miskin juga masih sangat kurang.
  3. Kurangnya kesadaran hukum sebagian masyarakat tentang pentingnya pencatatan nikah secara resmi karena pendidikan formal penduduk Pulau Bawean yang sebagian tidak tamat sekolah dasar sehingga mereka menganggap cukup nikah di depan kyai atau tokoh agama setempat.
  4. Fasilitas jalan penghubung yang dulu masih sangat memprihatinkan sebelum adanya pembangunan jalan poros desa yang sudah baik saat ini. Wilayah pemukiman penduduk di Pulau Bawean yang sebagian besar berada di daerah  berbukit dan lereng yang curam dengan kondisi fasilitas jalan yang dulu masih rusak menghambat penduduk atau petugas pemerintah dalam transportasi menjadi alasan tidak melakukan pencatatan nikah secara resmi di KUA di kota kecamatan. Namun kondisi sekarang sudah cukup baik sehungga hambatan tersebut sudah bisa teratasi.


Walaupun  sudah banyak pasangan suami istri di Pulau Bawean yang sudah mengajukan istbat nikah di Pengadilan Agama Bawean namun dari informasi yang diterima bahwa masih cukup banyak bahkan mencapai ratusan keluarga di Pulau Bawean yang belum mempunyai  surat nikah. Hal ini merupakan fenomena yang terjadi secara nasional terutama di wilayah-wilayah pelosok, ternyata masih banyak masyarakat kita yang belum memiliki akte nikah atau buku nikah sehingga solusi yang paling efektif saat-saat ini adalah itsbat nikah masal.
Itsbat nikah dalam Undang-undang No. 1 tahun 1974 tentang Perkawinan tidak disebutkan secara langsung. Namun dalam Kompilasi Hukum Islam Pasal 7 ayat (1), menegaskan  bahwa perkawinan hanya dapat dibuktikan dengan Akta Nikah yang dibuat oleh Pegawai Pencatat Nikah. Kompilasi Hukum Islam Pasal 7 ayat (2) menyebutkan dalam hal perkawinan tidak dapat dibuktikan dengan Akta Nikah, maka dapat diajukan Itsbat nikahnya ke Pengadilan Agama. Hal ini menunjukkan bahwa perkawinan yang tidak memiliki bukti pencatatan dapat diajukan Itsbat nikahnya pada Pengadilan Agama yang disertai dengan persyaratan tertentu.
Pengajuan Itsbat nikah dilakukan dengan alasan, perkawinannya belum dicatatkan oleh Pegawai Pencatat Nikah. Tujuan dari pengajuan itsbat nikah tersebut adalah untuk mendapatkan akta  nikah,yang merupakan payung hukum dalam hal perkawinan. Dasar hukum yang digunakan oleh hakim Pengadilan Agama adalah Kompilasi Hukum Islam Pasal 7 ayat (3) huruf e, yang berbunyi “Perkawinan yang dilakukan oleh mereka yang tidak mempunyai halangan perkawinan menurut Undang-Undang No.1 Tahun 1974.”
Berdasarkan latar belakang di atas maka sudah sepatutnya diselenggarakan Istbat Nikah Massal di Pulau Bawean kerjasama antara instansi yang berwenang diantaranya Pemerintah Kabupaten Gresik, Pengadilan Agama Bawean, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik dan Kantor Urusan Agama di Bawean. Sehubungan dengan banyaknya keluarga yang belum tercatat perkawinannya yang mencapai ratusan keluarga, maka program ini dilaksanakan secara bertahap. Semoga kita bersama bisa menyelesaikan problematika yang ada di Pulau bawean dengan baik, bertahap dan diridloi Allah SWT.
Read more

0 NIKAH MASAL & ITSBAT NIKAH DI PULAU BAWEAN GRESIK







Kamis malam, 19 Maret 2015 telah terlaksana kegiatan nikah masal yang diikuti 9 pasang pengantin di Pulau Bawean 81 mil laut dari kota Kabupaten Gresik. Pasangan pengantin yang sebagian besar sudah berusia senja hampir serentak melaksanakan ijab qabul di Masjid Jami’ Sa’datud Daroin depan Alun-Alun Kec. Sangkapura Pulau Bawean. Nasichun Amin sebagai Kepala KUA Kec. Sangkapura bertindak memimpin pelaksanaan akad nikah dibantu beberapa penghulu dan pejabat kementerian agama Kab. Gresik. Turut hadir sebagai saksi dan sekaligus memberi ceramah hikmah nikah Bapak Wakil Bupati Gresik.

Dalam acara tersebut juga diserahkan 18 pasang kutipan akta nikah/buku nikah hasil itsbat nikah yang telah berjalan sejak awal tahun ini. Bapak H Moh. Qosim sebagai Wakil Bupati Gresik dan juga Ketua Umum BAZNAS Gresik dalam ceramahnya berharap program itsbat nikah akan terus dilanjutkan terutama bagi keluarga miskin yang perkawinannya belum tercatat secara sah di kantor urusan agama sehingga tahun 2015 ini tidak ada lagi perkawinan yang tidak tercatat di Pulau Bawean. Kegiatan ini dilaksanakan kerjasama antara Kementerian Agama Kab. Gresik bersama Badan Kordinasi majelis Taklim Masjid Dewan Masjid indonesia Kab. Gresik, serta Badan Amil Zakat BAZNAS) Kab. Gresik.
Read more

0 CERDAS CERMAT REMAJA GENERASI SAKINAH SALAH SATU METODE PENDIDIKAN PRA NIKAH DI PULAU BAWEAN



Dalam rangkaian kegiatan Nikah Massal dan Penyerahan Buku Nikah hasil Itsbat Nikah secara massal bagi keluarga yang kurang mampu secara ekonomi yang akan diselenggarakan bulan Maret ini, Kantor urusan Agama (KUA) Kec. Sangkapura Pulau Bawean Kab. Gresik bersama MUI, DMI, BP4 dan BAZ mengadakan cerdas cermat untuk generasi muda atau para remaja. Cerdas Cermat Remaja Generasi Sakinah yang berisikan materi fiqh munakahat, UU Perkawinan, UU Perlindungan Anak , UU Penghapusan KDRT, Pendidikan Reproduksi Sehat Islami, Keluarga sakinah dan Pendaftaran Pencatatan Nikah baru selesai dilaksanakan selama 2 hari pada Sabtu  28 Pebruari dan Ahad 1 Maret 2015 bertempat di Masjid Sa’datuddaroini Alun-Alun Sangkapura Pulau Bawean.
Persyaratan lomba adalah remaja umur 15 sampai 19 tahun diikuti oleh 28 regu utusan dari berbagai lembaga pendidikan baik yang formal SMA dan Madrasah Aliyah, Pondok Pesantren, Remaja Masjid juga dari Organisasi pemuda IPPNU, IRM dan lainnya, kegiatan ini berjalan lancar dan sukses. Sebagai juara I adalah utusan Madrasah dan Ponpes Miftahul Ulum Kereteng Bululanjang sangkapura, juara II  Madrasah PP Ruhul Amin Langkap Kepuh Tambak dan Juara III dari Madrasah Al Amin Sukaoneng Tambak.

Setiap juara mendapapatkan Tropi, medali, piagam dan hadian uang pembinaan dari beberapa sponsor yang membantu suksesnya acara tersebut. Nasichun Amin sebagai Kepala KUA Kec. Sangkapura berharap kegiatan ini juga bisa dipraktekkan di setiap lembaga pendidikan sebagai salah satu metode pembelajaran bagi siswa atau santri dalam memahami hukum perkawinan serta peraturan agama lainnnya dan menjaga para remaja dari pergaulan bebas serta prilaku yang tidak terpuji.
Read more

0 BANK SOAL CERDAS CERMAT “REMAJA GENERASI SAKINAH” (Edit Desember 2014)

BANK SOAL CERDAS CERMAT “REMAJA GENERASI SAKINAH”  (Edit Desember 2014)
A.   HUKUM  MUNAKAHAT

1.    Apa arti nikah menurut bahasa ?   berkumpul atau bersetubuh       
2.    Secara makna istilah / definisi dalam fiqh apakah pernikah dan perkawinan menurut sebagian ulama/ dalam fiqh adalah ? akad yang mehalalkan jimak
3.    Pengertian nikah dalam kompilasi hukum Islam Indonesia adalah ? Ikatan kuat mentaati perintah Allah dan bernilai ibadah
4.    Arti Perkawinan dalam UU No 01 / 1974 adalah ? ”Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa".
5.    Bagi yang sudah mampu kawin, nafsunya telah mendesak dan takut terjerumus dalam perzinaan maka menikah hukumnya adalah  WAJIB
6.    Bagi orang yang nafsunya telah mendesak lagi mampu kawin, tetapi masih dapat menahan dirinya dari berbuat zina maka menikah hukumnya adalah  SUNNAH
7.    Bagi seseorang yang tidak mampu memenuhi nafkah batin dan lahirnya kepada isterinya serta nafsunya pun tidak mendesak maka menikah hukumnya h adalah HARAM
8.    Bagi seseorang yang lemah syahwat dan tidak mampu memberi belanja isterinya maka menikah hukumnya adalah MAKRUH
9.    Tujuan Umum menikah adalah “membentuk kelurga sakinh, maaddah wa rahmah (SAMARA)
10.  Apa dalil naqli tujuan umum menikah ?  Alquran Surat Ar Rum Ayat 21
11.  Baca dalil Alquran tujuan umum menikah ! “Wamin aayaatihii ......... . ...” (dibaca 1 ayat lengkap)
12.  Baca terjemahan atau Arti bahasa Indonesia ayat alquran tujuan umum menikah ! “Dan dari tanda-tanda kebesaran Allah ....... “ dibaca lengkap artinya
13.  Bacakan dalil hadits nabi perintah menikah bagi remaja yang mampu ! “Yaa ma’syarol syabaab ..... “ dibaca lengkap haditsnya
14.  Baca terjemahan atau arti bahasa Indonesia hadits nabi perintah menikah bagi remaja yang mampu ! “Wahai pemuda ..... “dibaca lengkap artinya
15.  “Menyempurnakan setengah agama seseorang” adalah salah satu hikmah nikah
16.  Bacalah hadits nabi tentang hikmah menikah menyempurnakan setengah agama seseorang dan artinya ! “Idzaa nakaha abdu ........ “  / “Bila menikah seorang hamba maka ....”
17.  Apa akibat hukum peminangan ? “Tidak ada atau tetap orang lain , kecuali dilarang menerima pinangan lain sampai pinangan sebelumnya diputus/batal
18.  “Berduaan dengan pinangan / calon istri-suami” hukumnya ?  HARAM
19.  Sebutkan Rukun Nikah secara lengkap ; “Calon suami, calon Istri, wali nikah, ijab qobul, dan dua orang saksi laki-laki”
20.  Apa syarat calon suami !  1.  Islam, 2.  terang laki-laki, 3. Tidak dipaksa,  4. Tidak beristri empat orang,  5. bukan mahrom calon isteri  tidak punya isteri yang haram dimadu dengan calon isteri  6.  mengetahui calon isteri tidak haram dinikahi,  7. tidak sedang ihram haji/umroh. 8. Dalam UU Perkawinan diberi aturan tambahan usia calon suami minimal 19 tahun tepat. Bila kurang dari 19 tahun maka harus mengajukan dispensasi nikah ke Pengadilan Agama yang mewilayahi tempat tinggal calon Suami
21.  Apa syarat calon istri !  1. Islam,  2. terang wanitanya, 3. telah mendapat izin walinya,  4. tidak bersuami, 5.  tidak dalam iddah, 6. bukan mahrom calon suami, 7. terang orangnya (sdh ditentukan jelas),  8. tidak dalam ihram haji/umroh. 9. Dalam UU Perkawinan diberi aturan tambahan usia calon Istri minimal 16 tahun tepat. Bila kurang dari 16 tahun maka harus mengajukan dispensasi nikah ke Pengadilan Agama yang mewilayahi tempat tinggal calon Istri
22.  Wali nikah sesuai keturunan perkawinan yang sah disebut !  WALI NASAB
23.  Sebutkan urutan wali nasab pertama sampai ke tujuh !   Ayah , Kakek, Saudara seayah dan seibu (kandung), saudara se ayah, anak saudara seayah-ibu, anak saudara seayah, Saudara ayah seayah seibu
24.  Apa yang dimaksud wali nasab aqrob ! Jelaskan !   Wali yang lebih dekat dan lebih berhak sesuai urutan, tidak boleh melompat kecuali ditentukan lain oleh fiqh.
25.  Apa yang dimaksud wali adhol ? Yaitu wali aqrob atau yang lebih berhak menjadi wali tidak mau atau menolak menjadi wali nikah.
26.  Bagaimana bila terjadi wali adhol ? maka calon mempelai mengajukan permohonan penetapan wali adhal kepada pengadilan agama yang mewilayahi tempat tinggal calon Istri.
27.  Apa yang dimaksud wali hakim ? Pejabat pemerintah yang ditunjuk  untuk menjadi wali nikah bagi yang tidak punya wali nasab
28.  Apa yang menyebabkan wali pindah ke wali hakim ?  1. dikarenakan wali nasabnya tidak ada sama sekali (adamul wali), 2. wali nasab hilang/tidak diketemukan (mafqut)  3. Wali nasab tidak bisa hadir dan tidak bisa taukil karena jarak yang jauh (masafatul qosr)  4. Wali nasab dinyatakan adlol oleh pengadilan agama (tidak mau manjadi wali) 5. Wali nasab dicabut haknya atau terhalang menjadi wali.
29.  Siapakah yang menjadi wali hakim ? Kepala KUA kecamatan atau yang ditunjuk pemerintah sesuai aturan
30.  Apakah boleh wali hakim selain kepala KUA ?  jelaskan !  tidak boleh menjadi wali hakim selain kepala KUA , bila kepala KUA berhalangan maka ada pejabat lain yang diberi wewenang oleh pemerintah sesuai aturan yang ada.
31.  Apakah ada membeli wali nikah dalam hukum Islam ? jelaskan ! Tidak ada namanya membeli wali nikah dalam hukum Islam dan tidak sah nikah dengan wali nikah yang tidak sesuai aturan hukum Islam.
32.  Sebutkan dalil hadits wajibnya nikah dengan wali dan 2 saksi ! “Laa nikaaha illa bi waliyyin wa syahidai ‘adlaini
33.  Apa fungsi 2 orang saksi ? 1) menyaksikan terjadinya pernikahan  2) menyaksikan sah tidaknya pernikahan   3) memberitahukan dan mengumumkan kepada orang lain terjadinya perkawinan
34.  Jelaskan maksud aqad nikah ! Ijab qobul yang terdiri dari kata nikah atau tazwij atau yang semakna
35.  Bahasa apa yang dipakai dalam ijab qabul akad nikah ? semua bahasa yang dipahami oleh pengantin, wali nikah dan saksi yang hadir
36.  Bagaimana bila dalam penikahan rukun nikah tidak lengkap atau tidak memenuhi syarat ? Bagaimanah status pernikahannya ?   Nikahnya tidak sah sama dengan zina , nikahnya batal demi hukum.
37.  Sebutkan beberapa contoh nikah tidak sah !  1. Calon mempelai masih mahrom  2. Wali nikah tidak berhak menjadi wali nikah   3. Tidak ada saksi dalam akad nikah. 4. Calon istri masih dalam iddah 5. Calon istri masih puya suami sah  6. Calon suami sudah beristri 4 orang
38.   Apakah mas kawin sebagai rukun nikah? Tidak, tapi sebagai pelengkap rukun
39.  Apakah ada persyaratan khusus untuk mas kawin dalam akad nikah ? Jelaskan ! Tidak ada kecuali saling ridlo/setuju dengan mas kawin yang diberikan. Disarankan sesuai adat kebiasaan dan juga sesuai kemampuan calon suami.
40.  Janji suami kepada istri yang tertulis di surat nikah berupa talak yang digantungkan disebut ! TAKLIK TALAK
41.  Apa inti TAKLIK TALAK dalam surat nikah ? Janji suami memberi nafkah yang layak dan memperlakukan istri dengan baik
42.  Sebutkan Kewajiban Suami Memberikan nafkah yang layak, Memimpin dan membimbing serta melindungi  keluarga , mendidik anak dan membantu isteri dalam mendidik anak , Memberi kebebasan berpikir dan bertindak , Mengatasi keadaan & mampu menyelesaikan  masalah
43.  Sebutkan Kewajiban Istri ! Hormat dan patuh pada suami , Mengurus dan mengatur rumah tangga , Memelihara dan mendidik anak , Memelihara kehormatan & harta keluarga ,Menerima&mencukupkan nafkah keluarga
44.  Sebutkan Hak Istri ! Mendapatkan nafkah yang layak ,Mendapatkan perlakuan yg baik dari suami , Memperoleh perhatian&penjagaan suami
45.  Sebutkan Hak Suami ! Mendapatkan perlakuan & pelayanan yg baik dari isteri, Mengarahkan keluarga agar bertaqwa
46.  Apa yang disebut MAHRAM ?  Wanita yang haram/dilarang dinikahi ,
47.  ada berapa macam mahram ? ada 2 macam ; mahram selamanya dan mahram sementara.
48.  Sebutkan sebab sebab mahram  !  Karena 1. nasab/pertalian darah, 2. Perbesanan Perkawinan (Musoharoh)  3. Saudara sesusuan
49.  Sebutkan mahram karena nasab !   1) Ibu, ibu dari ibu atau ibu dari bapak (nenek) dan keatas,  2) saudara perempuan sekandung, atau seayah atau seibu,  3) anak perempuan dari saudara kandung seayah atau seibu, 4) saudara perempuan ayah atau ibu dan keatas, 5) Anak perempuan dan cucu perempuan serta keturunannya.
50.  Sebutkan mahram karena perbesanan perkawinan (musoharoh) !  1) istri dari anak atau cucu/menantu kebawah 2) Ibu dari Istri/mertua dan ibu mertua keatas 3) Anak perempuan istri (anak tiri/bawaan) bila telah bercampur dengan ibunya. 4) istri dari bapak tiri
51.  Sebutkan mahram karena sesusuan !  1) Ibu persusuan  2 )Saudara permpuan sesusuan
52.  Sebutkan mahram sementara 1) Memadu wanita bersaudara., 2) Istri orang  lain dan yang sedang dalam iddah 3) Wanita/ mantan istrinya yang di talak tiga sampai mantan telah menikah dengan orang lain dan bercerai  ba’da dukhul  4)Mengawini lebih dari empat wanita 5)Mengawini orang yang sedang ihram  6)Mengawini wanita pezina  7)Mengawini musyrikah.
53.  Sebutkan sebab putusnya pernikahan/perkawinan 1) Kematian  2) Perceraian  3) Keputusan Pengadilan
54.  Apa yang di sebut Iddah  ?  Masa tunggu bagi wanita yang putus pernikahan/perkawinan
55.   Sebutkan dan jelaskan macam iddah !  1) Iddah meninggal selama 4 bulan 10 hari atau 130 hari 2) Iddah perceraian/putusan pengadilan selama 3 kali suci dari haidl atau minimal 90 hari  3) iddah ketika wanita hamil sampai melahirkan anaknya
56.  Apa kewajiban dan hak mantan suami pada waktu iddah ?  1) memberi nafkah, tempat tinggal dan pakaian yang layak bagi istri yang tidak nuzus  2) membayar mahar yang terhutang 3. Memberi biaya hadlonah/pemeliharaan anak mereka sampai anak dewasa belum 21 tahun)   4. berhak rujuk kecuali talak 3/bain
57.  Apa kewajiban, larangan dan hak mantan istri pada waktu iddah ?  1) menjaga kehormatan / dilarang keluar rumah  2) dilarang menerima pinangan dan dilarang menikah  3) berhak nafkah yang layak kecuali wanita yang nusuz 4) berhak menolak/keberatan bila dirujuk
58.  Istri yang belum kumpul dengan suami sampai putus perkawinan disebut ! Qobla dukhul
59.  Bagaimana iddah mantan istri qobla dukhul ? bila putus karena kematian mempunyai iddah kematian, tetapi bila putus karena cerai tidak punya iddah.
60.  Apa yang dimaksud perceraian ? Putusnya pernikahan karena talak suami kepada istri (cerai talak) atau gugatan cerai istri kepada suami (cerai gugat)
61.  Jelaskan macam macam perceraian ? 1) Cerai Raj`I adalah cerai talak kesatu atau kedua, dimana suami berhak rujuk selama isteri dalam masa iddah. 2) Talak Ba`in Shughraa adalah talak yang tidak boleh dirujuk tapi boleh akad nikah baru dengan bekas suaminya meskipun dalam iddah ada 3 macam  a.talak yang terjadi qabla al dukhul; b. talak dengan tebusan atau khuluk ; c. talak yang dijatuhkan oleh Pengadilan Agama. 3) Talak Ba`in Kubraa adalah talak yang terjadi untuk ketiga kalinya. Talak jenis ini tidak dapat dirujuk dan tidak dapat dinikahkan kembali, kecuali apabila pernikahan itu dilakukan setelah bekas isteri, menikah dengan orang lain dan kemudian terjadi perceraian ba`da al dukhul dan hadis masa iddahnya 4) Talak sunny adalah talak yang dibolehkan yaitu talak yang dijatuhkan terhadap isteri yang sedang suci dan tidak dicampuri dalam waktu suci tersebut.  5) Talak bid`I adalah talak yang dilarang, yaitu talak yang dijatuhkan pada waktu isteri dalam keadaan haid atau isteri dalam keadaan suci tapi sudah dicampuri pada waktu suci tersebut
62.  Siapa yang berkewajiban biaya hidup dan nafkah bagi anak bila orang tuanya bercerai ? Bapak kandung (suami) tetap bertanggung jawab terhadap anaknya sampai anak dewasa (umur 21 tahun)
63.   Bagaimana pandangan Agama Islam tentang cerai ? sebutkan dalilnya !  Cerai adalah halal yang paling dibenci oleh Allah , Hadits Rosul  “Abghodlu halal inda Allah AT TOLAQ”
64.  Bagaimana hukum poligami? Boleh dengan syarat harus adil dan mendapat izin dari pengadilan agama
65.  Bagaimanakah hukum akad nikah seorang perempuan sudah hamil ? Menurut sebagian ulama tidak sah atau dilarang, sedangkan di dalam kompilasi hukum islam diperbolehkan menikah dengan orang yang menghamilinya.

B.    UU PERKAWINAN

1.    Sebutkan Undang-undang yang tentang pernikahan di Indonesia dan peraturan pelaksanaannya  ! Undang-undang No 01 tahun 1974 tentang Perkawinan dan Peraturan Pelaksanaannya adalah Peraturan Pemerintah Nomor 09 tahun 1975
2.    Apa unsur unsur perkawinan dalam pasal 1 UU No 01/1974 ! 1) Ikatan lahir batin  2) ada pria dan wanita sebagai suami istri  3) tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan  kekal  4) berdasarkan keTuhanan Yang Maha Esa
3.    Jelaskan secacara singkat maksud tujuan membentuk keluarga dalam pasal 1 UU 1/1974 ? Bahwa perkawinan itu bertujuan membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia hidupnya atau keluarga sakinah serta untuk kekal selamanya atau rumah tangga tidak sementara saja
4.    Sebutkan pasal tentang sahnya perkawinan dalam UU No 01/1974 ! Pasal 2 ayat 1 Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya
5.    Apa maksud pasal 2 ayat 1 UU No 1/1974 mengenai sahnya perkawinan ? Berilah contoh singkat ! Maksudnya perkawinan dianggap sah bila sesuai ajaran agama dan kepercayaan yang dianut kedua pengantin. Contoh di Indonesia yang beragama Islam harus sesuai fiqh munakahat yang dianut mayoritas penduduk muslim di Indonesia
6.    Apakah nikah beda agama diperbolehkan dalam UU No 1 / 1974 ? apa alasannya ? Tidak boleh karena nikah dengan pasangan beda agama tidak sesuai hukum agama yang ada di Indonesia
7.    Sebutkan pasal tentang pencatatan perkawinan dalam UU No 01/1974 ! Pasal 2 ayat 2 Tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku
8.    Sebutkan manfaat pencatatan nikah ? 1) menjamin kepastian hukum perkawinan yang berlangsung  2) memperjelas status perkawinan kedua pengantin dan keturunannnya 3. Bukti sah nya pernikahan.
9.    Apa yang dimaksud azas monogami terbuka dalam UU No 1/1974 ? Pada Azasnya dalam suatu perkawinan seorang pria hanya boleh mempunyai seorang istri. Seorang Istri hanya boleh mempunyai seorang suami. Pengadilan dapat memberi izin kepada seorang suami untuk beristri lebih dari seorang apabila dikehendaki yang bersangkutan. (Pasal 3 ayat 1 dan 2 UU No 1/1974)
10.  Jelaskan arti perkawinan harus berdasarkan persetujuan kedua calon mempelai ? Ada pada Pasal berapa dalam UU No 1 / 1974 ?  Perkawinan tidak boleh dipaksakan kepada salah satu atau kedua mempelai, keduanya harus setuju untuk melangsungkan perkawinan. Ada pada pasal 6 ayat 1
11.  Umur berapa perkawinan diizinkan menurut pasal 7 ayat 1 dalam UU No 01/1974 ? Umur 19 tahun bagi pria dan umur 16 tahun bagi wanita
12.  Bagaimana bila umur calon pengantin tidak memenuhi 19 tahun bagi pria dan 16 tahun bagi wanita ? Mengajukan dispensasi kepada pengadilan agama
13.  Apa saja perkawinan yang dilarang dalam UU No 1/1974 ? 1) perkawinan antara dua calon mempelai yang oleh agamanya atau peraturan dilarang 2) perkawinan antara dua calon mempelai yang salah satu atau keduanya terikat tali perkawinan dengan orang lain kecuali dapat izin dari pengadilan. (Pasal 8 dan 9 UU No 1/1974)
14.  Apa alasan perkawinan dapat dicegah dan ada pada pasal berapa dalam UU No 01/1974 ? Perkawinan dapat dicegah, apabila ada pihak yang tidak memenuhi syarat-syarat untuk melangsungkan perkawinan. pada pasal 13 UU No 1/1974
15.  Siapa yang dapat mencegah perkawinan ?  Yang dapat mencegah perkawinan ialah para keluarga dalam keturunan lurus ke atas dan ke bawah, saudara. wali nikah, pengampu dari salah seorang calon mempelai dan pihak-pihak yang  berkepentingan
16.  Apakah perkawinan yang sudah terjadi bisa dibatalkan ? apa alasannya dan dasarnya dalam UU No 1/1974 ?  Perkawinan yang sudah terjadi bisa dibatalkan karena para pihak tidak memenuhi syarat-syarat melangsungkan perkawinan.  Pasal 22 UU No 1/1974
17.  Siapa yang dapat memohon membatalkan perkawinan ? Yang dapat memohon membatalkan perkawinan adalah suami atau istri dan para keluarga dalam garis keturunan lurus ke atas baik dari suami atau istri serta pejabat yang berwenang
18.  Ke manakah permohonan pencegahan dan pembatalan perkawinan diajukan ? Kepada pengadilan agama setempat untuk yang beragama Islam
19.  Apa yang di maksud perjanjian perkawinan ? Jelaskan secara singkat ! Perjanjian perkawinan adalah perjanjian yang dibuat dan disetujui oleh kedua calon mempelai pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan dan disyahkan oleh pegawai pencatat perkawinan. Perjanjian tidak boleh melanggar batas-batas hukum, agama, dan kesusilaan. (pasal 29 UU No 1/1974)
20.  Jelaskan secara ringkas hak dan kewajiban suami-istri dalam UU No 1/1974 ! 1) memikul kewajiban luhur menegakkan rumah tangga   2) Hak dan kedudukan seimbang antara keduanya   3) masing-masing berhak melakukan perbuatan hukum  4) Suami kepala rumah tangga istri ibu rumah tangga  5) Saling mencintai, menghormati, setia dan memberi bantuan lahir batin    6) Suami wajib melindungi istri, istri wajib mengatur rumah tangga 7) Suami istri harus mempunyai kediaman tetap ditentukan bersama.  (Pasal 30 s/d 34 UU No 1/1974)
21.  Apa yang dimaksud harta bersama dan harta bawaan ? Harta bersama adalah harta yang diperoleh selama perkawinan dan keduanya dapat bertindak dengan persetujuan bersama. Harta bawaan adalah harta yang diperoleh masing-masing sebelum perkawinan dan keduanya berhak sepenuhnya atas hartanya masing-masing.
22.  Dimanakah perceraian dapat dilakukan ? Perceraian hanya dapat dilakukan di depan sidang pengadilan setelah pengadilan yang bersangkutan berusaha dan tidak berhasil mendamaikan kedua belah pihak (Pasal 39 UU No 1/1974)
23.  Apa saja kewajiban orang tua dalam UU No 1/1974 ? Kedua orang tua wajib memelihara dan mendidik anak mereka sebaik-baiknya sampai anak itu kawin atau dapat berdiri sendiri dan berlaku meskipun perkawinan antara kedua orang tua putus. (Pasal 45 UU No 1/1974)
24.  Apa saja kewajiban anak dalam UU No 1/1974 ? Anak wajib menghormati orang tua dan mentaati kehendak mereka yang baik, serta bila telah dewasa wajib memelihara orang tua dan keluarga bila mereka memerlukan bantuannya (Pasal 46 UU No 1/1974)
25.  Bagaimana bila salah seorang atau kedua orang tua lalai atas kewajibannya atau berkelakuan buruk sekali ? Kekuasaan salah seorang atau keduanya bisa dicabut dengan keputusan pengadilan. Kekuasaan orang tua diserahkan kepada wali dari keluarga anak.
26.  Bagaimanakah membuktikan asal-usul seorang anak ? Ada pada pasal berapa dalam UU No 1/1974 ?  Asal usul anak hanya dapat dibuktikan dengan akte kelahiran yang autentik dikeluarkan pejabat yang berwenang, bila tidak ada maka memohon penetapan pengadilan setempat. Ada pada pasal 55 UU No 1/1974
27.  Apakah perkawinan warga negara indonesia (WNI) di luar negeri bisa diakui dan disyahkan di Indonesia ? Perkawinan sesama WNI atau WNI dengan WNA bisa diakui dan syah bila sesuai dengan UU No 1/1974 dan Hukum di negara tempat nikah serta harus didaftarkan ke pejabat pencatat perkawinan paling lambat 1 tahun setelah WNI kembali di tempat tinggal Indonesia. Sesuai dengan pasal 56 UU No 1/1974.
28.  Apa yang dimaksud perkawinan campuran dalam pasal 57 UU No 1/1974 ? Berilah contoh ! Perkawinan campuran adalah perkawinan antara dua orang yang berbeda warga negara. Contoh Calon suami warga negara malaysia dan calon istri warga negara Indonesia
29.  Apakah perkawinan campuran bisa dilaksanakan dan sah serta dapat dicatatkan ? Perkawinan campuran bisa dilaksanakan dan sah bila memenuhi persyaratan sesuai dengan hukum yang berlaku bagi pihak masing-masing mempelai serta dapat dicatatkan di tempat pelaksanaan akad nikah oleh pejabat pencatat nikah yang berwenang.
30.  Jelaskan maksud kata pengadilan dalam UU No 1/1974 ! Yang dimaksud pengadilan adalah pengadilan agama bagi mereka yang beragama Islam dan pengadilan umum bagi lainnya.

C.    REPRODUKSI SEHAT ISLAMI

1.    Kapan seorang anak dinyatakan baligh / dewasa menurut fiqh ?  Bila telah mimpi basah, atau sudah haild bagi wanita, atau sudah berumur 15 tahun
2.    Apa kewajiban anak sebelum / menjelang baligh / dewasa ?  Rajin beribadah, mematuhi orang tua, belajar dengan giat dan rajin, serta berlatih wirausaha.
3.    Siapa yang wajib menjaga kebersihan & kesehatan ? Mulai kapan ?   Semua orang sejak kecil berlatih sampai dewasa wajib menjaga kebersihan & kesehatan
4.    Sebutkan dalil hadits nabi tentang kebersihan dan kesehatan ! “ Annadlofatu minal iimaan...... “ “Almu’muni qowi khoirun .... “
5.    Apa yang dimaksud najis , sebutkan macamnya ? zat benda  yang kotor m hnurut syara’ dan harus dibersihkan bila hendak sholat. Macamnya ada 3 Najis mukhoffaah, najis mutawasithoh, dan najis mugholladhoh
6.    Jelaskan maksud hadits mukhoffafah ? hadits ringan yaitu air kencing bayi laki-laki yang belum berumur 2 tahun dan belum pernah makan kecuali air susu ibu.
7.    Jelaskan maksud hadits mugholladhoh ? hadits berat yaitu najis anjing dan babi dan keturunannya.
8.    Jelaskan maksud najis mutawasithoh ? ialah hadits selain hadits mukhoffafah dan mugholladhoh, yaitu segala sesuatu yang keluar dari qubul dan dubur manusia dan binantang, barang cair yang memabukkan, serta barang yang dianggap najis dan bangkai kecuali bangkai manusia , ikan dan belalang.
9.    Apa yang dimaksud istinja’ ? membersihkan kotoran yang keluar dari qubul dan dubur dengan air bersih
10.  Apa yang dimaksud hadats, sebutkan macamnya ? kondisi seseorang yang mewajibkan wudlu atau mandi besar/janabat. Macamnya ada 2 Hadats kecil dan Hadast besar
11.  Kapan seseorang dikatakan berhadats kecil? Hadast kecil bila buang air kecil atau besar, kentut, tertidur berbaring, dan bersentuhan lawan jenis bukan mahrom.
12.  Kapan seseorang dikatakan berhadats besar ? Hadast besar bila mimpi basah/keluar mani, berhubungan suami istri, haidl, nifas, dan meninggal dunia.
13.  Apa kewajiban orang yang selesai berhadast kecil ? Membersihkan diri bila ada najis dan berwudlu kalau mau sholat
14.  Apa kewajiban orang yang selesai berhadast besar ? Segera mandi besar/janabat.
15.  Apa yang dimaksud darah haild ?  Darah kotor yang keluar dari rahim perempuan yang dewasa dan bersifat rutin bulanan.
16.  Berapa lama seorang wanita haild menurut Imam Syafi’i ? Paling cepat 1 hari dan paling lama 15 hari
17.  Apa yang dimaksud Istihadloh ? Cairan yang mirip darah haidl tetapi tidak dianggap darah haild yang keluar dari rahim perempuan di luar waktu haild.
18.  Apa yang dimaksud dengan darah nifas  ? Darah yang keluar dari rahim perempuan setelah melahirkan
19.  Berapa lama seorang wanita nifas menurut Imam Syafi’i ? Paling cepat sesaat paling lama 45 hari
20.  Sebutkan larangan bagi wanita yang haidl dan nifas ? 1) Sholat  2) Puasa  3) berhubungan suami istri    4) membaca Alquran kecuali niat dzikir  5) melewati tempat sholat/masjid bila takut mengotorinya
21.  Sebutkan hikmah haidl bagi wanita ? 1) Menghilangkan zat beracun dari dalam tubuh dan darah    2) menurunkan stres   3) membersihkan zat & gen dari mantan suami
22.  Sebutkan rukun wudlu dan mandi besar/janabat ! Rukun Wudlu ; 1) Niat 2) membasuh muka dengan air  3) Membasuh kedua tangan sampai siku 4) mengusap kepala 5) membasuh kaki hingga mata kaki 6) tertib    Rukun Mandi  1) Niat  2) membasuh seluruh tubuh dengan air
23.  Bagaimana bila tidak ada air untuk mandi dan wudlu ? memakai debu untuk tayamum
24.  Bacakan ayat Alquran yang menjelaskan kejadian manusia surat Al Mu’minun Ayat  14 !  .............
25.  Bacakan arti dari ayat Alquran yang menjelaskan kejadian manusia surat Al Mu’minun Ayat  14 !  .............
26.  Bacakan ayat Alquran yang menjelaskan lamanya ibu hamil sampai menyapih anaknya  surat Al Ahqaf   Ayat  15 !  .............
27.  Bacakan arti dari ayat Alquran yang menjelaskan lamanya ibu mengandung sampai menyapih anaknya  surat Al Ahqaf   Ayat  15 ! 
28.  Bacakan ayat Alquran yang menjelaskan lamanya ibu menyusui anaknya  surat Al Baqarah   Ayat  233 !  .............
29.  Bacakan arti dari ayat Alquran yang menjelaskan lamanya ibu menyusui anaknya  surat Al Baqarah   Ayat  233  !  .............
30.  Apakah organ reproduksi itu ?  Anggota tubuh vital untuk reproduksi yang harus ditutupi oleh pakain karena termasuk aurot dan wajib dijaga kehormatan, kebersihan dan kesehatannya. Disebut juga Alat Kelamin.
31.  Apa fungsi yang benar organ reproduksi ? untuk proses mendapat keturunan yang sah menurut Agama Islam
32.  Apa hukum menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi ? apa alasannya ? wajib karena bila tidak dijaga akan menimbulkan penyakit menular seksual (PMS) atau penyakit kelamin yang sangat berbahaya
33.  Sebutkan penyakit menular seksual ! dan apa penyebabnya ?  1) Gonorea  2) Sifilis/Raja Singa 3) Trikonomiasis 4) Ulkusmole 6) Klamidia 7) HIV  atau AIDS , penyebabnya karena hubungan sex tidak sesuai agama,  narkoba, jarum suntik tidak steril, tranfusi darah, dan tidak menjaga organ reproduksi
34.  Bagaimana menjaga organ reproduksi ?  1) mandi secara teratur dan menjaga kebersihan setelah buang air/istinjak  2) menutup aurot secara benar dan tidak ketat / busana muslim-muslimah  3) pakaian dalam selalu bersih dan tidak ketat  4) tidak berlebihan mengunakan antiseptik/kimia 5) mencari informasi yang benar dan layak tentang kesehatan reproduksi 6) menjaga prilaku dengan akhlakul karimah
35.  Kapan waktu awal menikah yang baik ? Jelaskan ! Bila telah dewasa lahir maupun batin dan calon suami mampu secara ekonomi. Disarankan usia diatas 21 tahun untuk calon istri dan 25 tahun untuk calon suami.
36.  Apa yang sebaiknya dilakukan remaja yang belum siap menikah ? 1) Tetap tingkatkan ibadah dan amal sholeh terutama pengabdian di masyarakat  2) Belajar lebih giat dan mencoba wirausaha mandiri serta membatu orang tua   3) selalu berdoa kepada Allah agar diberi jodoh yang terbaik  4) Tetap hindari pergaulan bebas dan jaga diri dengan akhlakul karimah
37.  Apa yang sebaiknya dilakukan remaja yang sudah siap menikah dalam memilih jodoh ?  1) Tetap tingkatkan ibadah dan amal sholeh terutama pengabdian di masyarakat , 2) beristikhoro/minta petunjuk dan doa kepada Allah dan bantuan orang sholeh  3) bila dapat calon jodoh segera lakukan pendekatan atau pinangan 4) Bila diterima atau menerima pinangan segera persiapkan pernikahan jangan lama-lama.
38.  Bagaimana konsep mencari calon jodoh dalam ajaran agama ? Tidak ada konsep yang mutlak kecuali 1) carilah calon jodoh dari orang yang bertaqwa. 2) Teliti siapa teman dan lingkungan calon jodoh kita. 3) Jangan tergesa-gesa menetapkan perjodohan/pinangan tanpa istikhoro kepada Allah SWT. 4) Niatkan mencari pendamping untuk meningkatkan ibadah kepada Allah
39.  Jelaskan konsep agama Islam dalam berkomunikasi dengan lawan jenis yang bukan mahrom !  1) Berpakain yang menutup aurat dengan benar  2) menahan/menundukkan pandangan  3) berbicara dengan tegas/mantap  4) Jangan berada di tempat sepi
40.  Bagaimana sikap remaja yang benar ketika melihat pergaulan remaja yang tidak sesuai ajaran agama Islam ?   1. Tidak mengikuti yang tidak benar 2. Berusaha mengajak dan menyadarkan pelakunya dengan baik  3. Mempelopori mengadakan kegiatan yang baik dan produktif bagi remaja sehingga tidak ikut pergaulan bebas  4. Menjaga diri dengan memperbanyak ibadah dan amal shaleh
41.  Bagaimana menutup aurat yang baik dan benar ?    1) tertutup semua aurat  2) Tidak transparan  3) Tidak ketat  4) tidak terlihat lekuk tubuh  atau disingkat  4T
42.  Apakah wanita yang telah menutup seluruh aurat tubuhnya tetapi berpakaian ketat sehingga terlihat sebagian bentuk lekuk tubuhnya termasuk menutup aurot yang baik dan benar ?   Tidak termasuk menutup aurat yang benar, karena tetap menimbulkan fitnah yang jelek dan dilarang oleh ajaran agama Islam.
43.  Bacakan arti hadits nabi tentang sindiran orang yang  menutup aurat dengan tidak benar !  “Ada dua golongan penghuni neraka yang belum pernah aku lihat, satu kaum yang selalu bersama cambuk bagaikan ekor-ekor sapi, dengannya mereka memukul manusia, dan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang. Mereka berjalan dengan melenggak-lenggok menimbulkan fitnah (godaan). Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang miring. Mereka tidak masuk ke dalam surga. Dan mereka tidak mencium baunya. Dan sungguh bau surga itu bisa tercium dari jarak demikian dan demikian”. [HR. Muslim dari Sahabat Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
44.  Bagaimana peran remaja bila melihat temannya berbusana menutup aurat tetapi tidak benar ?   1. Menasehati dan memberi contoh  2. Bila temannya tidak mampu membeli pakaian yang benar maka berusaha membantunya.
45.   Apa akibat seorang yang tidak menutup aurat atau berpakaian ketat tidak sesuai Ajaran Agama Islam ? 1. Menimbulkan fitnah dalam masyarakat,  2. Sama dengan melecehkan diri sendiri   3. Menjadi sebab terjadi kemaksiatan lebih besar

D.   KELUARGA SAKINAH

1.    Apa yang dimaksud keluarga ?  Masyarakat terkecil sekurang-kurangnya terdiri dari suami dan istri sebagai intinya, ditambah anak mereka dan yang bersama mereka
2.    Apakah landasan utama dalam membentuk keluarga sakinah ? Niat pernikahan dan berumah tangga dengan niat beribadah kepada Allah
3.    Bacakan hadit Nabi Muhammad SAW yang berisi alasan nikah yang baik ! “Tunkahu mar’u li arba’ah li maaliha, walihasabiha, wa lijamaliha,  fadhfar bizdatid din , taribat yadaka “
4.    Bacakan arti hadits alasan nikah yang baik (alasan agama) ! Seorang perempuan dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, (atau) karena agamanya. Pilihlah yang beragama, maka kau akan beruntung, (jika tidak, semoga kau) menjadi miskin”.
5.    Kenapa nikah juga harus diniati ibadah ? Karena tujuan hidup dan diciptakan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah.
6.    Bacakan dalil Alquran (Adz-Dzariyat 56)  tentang tujuan diciptakan jin dan manusia dan artinya ! Wa maa khalaqtul jinnah wal insa illa liya’buduuni......artinya “t idaklah AKU (Allah) menciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembahKU (Allah)”
7.    Mengapa remaja dan calon pengantin harus mengerti tujuan menikah atau membentuk rumah tangga ? Karena tujuan adalah hasil usaha yang akan dicapai, bila tidak mengerti tujuannya maka akan kehilangan arah dan kendali.
8.    Apa arti sakinah dan keluarga sakinah menurut bahasa ?  sakinah artinya tentram, keluarga sakinah adalah keluarga yang tentram
9.    Jelaskan konsep keluarga sakinah ?  KELUARGA SAKINAH ADALAH KELUARGA YANG DIBINA ATAS  PERKAWINAN YANG SAH, MAMPU MEMENUHI HAJAT SPRITUAL DAN MATERIAL SECARA LAYAK DAN SEIMBANG, DILIPUTI SUASANA KASIH SAYANG ANTARA ANGGOTA KELUARGA DAN LINGKUNGANNYA SECARA SELARAS, SERASI, SERTA MAMPU MENGAMALKAN DAN MEMPERDALAM NILAI-NILAI KEIMANAN, KETAQWAAN DAN AKHLAQ MULIA
10.  Sebutkan 4 unsur dalam konsep keluarga sakinah ?  1) Perkawinan yang sah   2) Memenuhi hajat spritual dan material layak dan seimbang  3)  Diliputi rasa kasih sayang  4) mampu mengamalkan dan memperdalam keimanan dan ketaqwaan.
11.  Jelaskan unsur perkawinan yang sah dalam konsep keluarga sakinah ? Perkawinan/pernikahan yang sesuai dengan ajaran agama dan diakui oleh negara dengan mempunyai bukti surat nikah yang sah.
12.  Jelaskan unsur Memenuhi hajat spritual dan material layak dan seimbang dalam konsep keluarga sakinah ?  1) Ibadah wajib dan sunnah dilaksanakan secara sempurnah dan tepat waktu  2) mempunyai penghasilan/rizki yang cukup  3) kebutuhan sandang, pangan dan papan terpenuhi 4) punya rumah tempat tinggal sendiri
13.  Jelaskan unsur Diliputi rasa kasih sayang  dalam konsep keluarga sakinah ?  Saling menyayangi dan menjaga kehormatan keluarga, rajin bersilaturrahim , saling bershodaqoh / memberi makanan dengan keluarga , tetangga dan teman/rekan.
14.  Jelaskan unsur mampu mengamalkan dan memperdalam keimanan dan ketaqwaan  dalam konsep keluarga sakinah ?  1)  Amal ibadah selalu dijaga dan bersemangat  2) Mempunyai waktu rutin untuk memperdalam ilmu agama / mengikuti majelis taklim   3) aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat  4) Rutin mengeluarkan zakat & infaq/shodaqoh
15.  Bagaimanakah usaha mewujudkan keluarga sakinah ?  Berusaha dan kompak antara suami istri memenuhi semua unsur keluarga sakinah secara bertahap sesuai kemampuan yang ada.
16.  Sebutkan tingkatan mewujudkan keluarga sakinah yang ada !  ada 5 tingkatan mewujudkan keluarga sakinah  yaitu ; Pra sakinah, sakinah I, sakinah II, sakinah III dan sakinah III plus.
17.  Bagaimanakah kepemimpinan suami dalam keluarga yang sesuai ajaran Islam ? 1) memimpin dengan tauladan / memberi contoh yang baik  2) tidak otoriter / tidak memaksakan kehendak   3) bertanggung jawab dunia akhirat
18.  Bagaimana peran istri dalam keluarga yang sesuai ajaran Islam ?  1) pendamping suami  2) membantu suami dengan ikhlas  3) pendorong/penyemangat suami meningkatkat ketaqwaan
19.  Bagaimana peran anak dalam keluarga ?  1) mematuhi perintah orangtua dan  nasehat orang tua  2) membantu orang tua  3) meningkatkan ibadah dan mendoakan orang tua
20.  Apakah dalam hidup pasti ada tantangan dan masalah ? jelaskan ?   Dalam hidup pasti ada tantangan dan masalah, karena orang hidup harus menghadapi kehidupan dan harus melaluinya, dan kehidupan itu kumpulan tantangan dan masalah yang harus dihadapi. Orang yang meningkat ketaqwaan dan keimanannya juga haus melalui ujian dan tantangan.
21.  Mengapa dalam rumah tangga banyak tantangan dan masalah ?   1. Karena suami istri hidup bersama, bergaul secara dekat dan erat sekali. 2, Karena adanya perbedaan-perbedaan pada suami istri, maka timbullah pertentangan dan ketegangan 3. Karena manusia punya ego , punya kepentingan sendiri, selama tidak menyadari tujuan manusia diciptakan ALLAH
22.  Sebutkan berbagai macam sebab masalah yang pokok/utama dan yang lainnya dalam rumah tangga ! Sebab pokoh/utama ada 2 :  1) Keimanan, ketaqwaan dan kesabaran  2) Tuntutan ekonomi/duniawi ,  Sebab lainnya macam-macam : 1 ) Penyesuaian Diri dan keluarga  2) Pembagian Waktu 3) Mengungkit-ungkit masa lalu 4) Komunikasi 5) Tuntutan Untuk di Mengerti  6) Krisis Kepercayaan 7)Bosan  8) Cemburu 9) Pihak ke 3  10) Perselingkuhan DAN LAIN-LAIN
23.  Apa isi Undang-Undang No 23 tahun 2004 ?  Penghapusan Kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT
24.  Apa yang dimaksud kekerasan dalam rumah tangga ? Yaitu kekerasan fisik dan psichis (jasmani dan rohani) yang di lakukan dalam lingkup rumah tangga
25.  Siapa saja anggota lingkup rumah tangga ? Suami, Istri, anak-anak mereka, orang tua dan kerabat serta orang lain yang ikut bertempat tinggal dalam suatu rumah. (termasuk pembantu)
26.  Apa tujuan adanya UU penghapusan KDRT ? a. mencegah segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga; b. melindungi korban kekerasan dalam rumah tangga; c. menindak pelaku kekerasan dalam rumah tangga; dan d. memelihara keutuhan rumah tangga yang harmonis dan sejahtera.
27.  Bagaimana bila remaja mengetahui adanya KDRT dalam lingkungannya ? Memberi nasehat sesuai  kemampuan, melaporkan kepada tokoh masyarakat dan membantu menyelesaikan sesuai kemampuannya.
28.  Apa isi Undang-undang nomor 23 tahun 2002 ?  Perlindungan anak
29.  Sebutkan hak anak dalam UU perlindungan anak ? 1. Hidup yang layak dan dilindungi  2. Berhak atas suatu nama 3. Beribadah  4. Mengetahui orang tua dan keluarganya 5. Pelayanan kesehatan dan jaminan sosial  6. Pendidikan  7. Diasuh orang tuanya sendirii dan lainnya
30.  Sebutkan kewajiban anak dalam UU perlindungan anak ?  a. menghormati orang tua, wali, dan guru;  b. mencintai keluarga, masyarakat, dan menyayangi teman; c. mencintai tanah air, bangsa, dan negara; d. menunaikan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya; dan e. melaksanakan etika dan akhlak yang mulia. 
31.  Sebutkan hadits tentang hak anak kepada orang tua / kewajiban orang tua kepada anak ?  Haqqul waladi ‘an walidihi  an yuhsina ismahu , wa yu’allimuhu kitabata wa sibahata wa rimayata .......
32.  Sebutkan arti hadits tentang hak anak kepada orang tua / kewajiban orang tua kepada anak ? Hak anak kepada orang tua / kewajiban orang tua adalah memberi nama yang baik, memberi pendidikan baca tulis, memanah , berenang , memberikan nafkah dari yang halal, menikahkan bila sudah dewasa.
33.  Bagaimana peran anak dan remaja menyiapkan diri membentuk keluarga sakinah ? melaksanakan perintah agama dengan baik dan ikhlas termasuk tugas seorang anak kepada orangtua , belajar/menuntut ilmu dengan giat , serta aktif membantu kegiatan sosial

E.    PENDAFTARAN & PENCATATAN NIKAH
1.    Sebutkan dasar-dasar peraturan negara tentang pencatatan nikah ? 1) UU No 1/1974 dan PP No 9/1975 tentang perkawinan  2. Peraturan Menteri Agama 3) Peraturan lainnya
2.    Bagaimana pandangan  ajaran agama Islam tentang pencatatan nikah ? Pencatatan nikah sangat penting dan wajib hukumnya mematuhi aturan pencatatan nikah. Bila dianalogikan dengan perintah mencatat hutang dalam Alquran surat albaqarah ayat 282  maka pencatatan lebih penting.
3.    Di manakah pencatatan nikah untuk penduduk Indonesia ? Untuk penduduk beragama Islam di Kantor Urusan agama sedangkan untuk lainnya di Kantor Pencatatan Sipil
4.    Jelaskan prosedur singkat pencatatan nikah mulai dari desa sampai KUA !  I. Mengurus persyaratan di kantor desa masing-masing,   II. Memberitahukan dan mendaftar ke KUA yang mewilayahi tempat akad nikah,   III. Melaksanakan pemeriksaan calon mempelai dan pengumuman kehendak nikah di KUA,  IV. Pelaksanaan nikah di depan Pegawai Pencatat Nikah,  V. Penulisan akta nikah dan kutipan/buku nikah
5.    Berapa hari paling lambat memberitahukan mendaftar di KUA  bila akan melaksanakan nikah ? Untuk apa ? Paling lambat 10 hari kerja sebelum hari akad nikah, untuk melaksanakan pemeriksaan calon mempelai , pengumuman kehendak nikah dan bimbingan pra nikah bagi calon mempelai.
6.    Bagaimanakah jika pendaftaran nikah tidak memenuhi syarat sesuai peraturan ? Pendaftaran ditolak oleh KUA dan yang bersangkutan bisa mengajukan permohonan penyelesaian masalah di pengadilan agama setempat.
7.    Sebutkan formulir utama dalam pendaftaran nikah ! N1 , N2, N3, N4, dan N5
8.    Sebutkan berkas pendukung dalam pendaftaran nikah ! Foto Copy KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, Surat Cerai atau Surat Kematian suami/istri terdahulu bagi Janda dan Duda.
9.    Jelaskan tentang SIMKAH ! SIMKAH singkatan dari Sistem Informasi Nikah yaitu perangkat  yang membantu pendaftaran dan pencatatan nikah secara elektronik menggunakan komputer.
10.  Apa arti  dan maksud “Sirri” dalam istilah Nikah sirri ? Sirri artinya “tersembunyi” atau “disembunyikan”. Maksudnya nikah yang tidak diketahui orang banyak, atau diketahui orang tertentu saja.
11.  Apakah semua nikah sirri itu sah ? jelaskan ! belum tentu sah bahkan banyak nikah sirri yang tidak sah karena tidak sesuai dengan hukum Islam seperti wali nikahnya yang tidak berwenang, calon suami dan istri bermasalah dalam hukum, saksi yang kurang memenuhi syarat atau tidak sesuai dengan rukun dan syarat nikah.
12.  Bagaimana pandangan pemerintah dan KUA terhadap nikah sirri ? Tidak diakui oleh negara karena tidak tercatat.
13.  Apa yang dilakukan pasangan nikah yang sah menurut hukum agama dan UU Perkawinan namun belum atau tidak tercatat/tidak punya surat nikah ?  segera mendaftarkan permohonan itsbat nikah di pengadilan agama tempat tinggal nya
14.  Apa yang sebaiknya dilakukan orang terlanjur nikah sirri tetapi nikah sirrinya tidak sah dan memenuhi rukun dan syarat hukum Islam ? Berpisah dengan pasangan sirrinya dan bertaubat kepada Allah.
15.  Apa yang dilakukan remaja terhadap nikah sirri ?  memberi penjelasan kepada masyarakat   1) jangan sampai terjadi nikah sirri di lingkungannya    2) nikah sirri merugikan anggota keluarga terutama istri dan anak-anaknya  3. Menghindarkan diri dan keluarga dari nikah sirri/tidak tercatat
16.  Bagaimana bila calon suami – istri yang ingin menikah namun tidak mampu secara ekonomi atau baru tertimpa musibah/bencana ?  boleh dan bisa mendaftar pencatatan nikah karena tidak ada biaya / gratis bila menikah di KUA atau bagi orang tidak mampu dan yang tertimpah bencana juga gratis menikah di luar KUA dengan syarat sesuai prosedur aturan yang ada.
=====================+++++++++++++++++++++++++++++++++++++========================



Lampiran teks Ayat Alquran dan hadits
$tBur àMø)n=yz £`Ågø:$# }§RM}$#ur žwÎ) Èbrßç7÷èuÏ9 ÇÎÏÈ  
56. dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

 KEJADIAN MANUSIA  Almu’minunn (23) ayat 14
¢OèO $uZø)n=yz spxÿôÜZ9$# Zps)n=tæ $uZø)n=ysù sps)n=yèø9$# ZptóôÒãB $uZø)n=ysù sptóôÒßJø9$# $VJ»sàÏã $tRöq|¡s3sù zO»sàÏèø9$# $VJøtm: ¢OèO çm»tRù't±Sr& $¸)ù=yz tyz#uä 4 x8u$t7tFsù ª!$# ß`|¡ômr& tûüÉ)Î=»sƒø:$# ÇÊÍÈ  
14. kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. kemudian Kami jadikan Dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik.


Al ahqof (46) ayat 15
$uZøŠ¢¹urur z`»|¡SM}$# Ïm÷ƒyÏ9ºuqÎ/ $·Z»|¡ômÎ) ( çm÷Fn=uHxq ¼çmBé& $\döä. çm÷Gyè|Êurur $\döä. ( ¼çmè=÷Hxqur ¼çmè=»|ÁÏùur tbqèW»n=rO #·öky­ 4 ..... ÇÊÎÈ  
15. Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, ....

Albaqarah (02) ayat 233
* ßNºt$Î!ºuqø9$#ur z`÷èÅÊöãƒ £`èdy»s9÷rr& Èû÷,s!öqym Èû÷ün=ÏB%x. ( ô`yJÏ9 yŠ#ur& br& ¨LÉêムsptã$|ʧ9$# 4 n?tãur ÏŠqä9öqpRùQ$# ¼ã&s! £`ßgè%øÍ £`åkèEuqó¡Ï.ur Å$rã÷èpRùQ$$Î/ ......... ÇËÌÌÈ  
233. Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, Yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. dan kewajiban ayah memberi Makan dan pakaian kepada Para ibu dengan cara ma'ruf.


 عنْ أبِيْ هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – عَنِ النَّبِيِّ – صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمْ – قَالَ: تُنْكَحُ المَرْأةُ لِأَرْبَعٍ: لمِالِهَا، وَلِحَسَبِهَا، وَلِجَمَالِهَا، وَلِدِيْنِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّيْنِ تَرِبَتْ يَدَاكْ
Dari Abu Hurairah – rhadiyallahu anhu – dari Nabi Muhammad SAW, beliau berkata: “Seorang perempuan dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, (atau) karena agamanya. Pilihlah yang beragama, maka kau akan beruntung, (jika tidak, semoga kau) menjadi miskin”.


 (967) عَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ لَنَا رَسُولُ اَللَّهِ : يَا مَعْشَرَ اَلشَّبَابِ ، مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ اَلْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ , فَإِ نَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ , وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ , وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ ; فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ .  (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)
 (967)  Dari Abdullah bin Mas’ud, beliau berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata kepada kami, “Wahai para pemuda, siapa yang sudah mampu menafkahi biaya rumah tangga, hendaknya dia menikah. Karena hal itu lebih menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya. Siapa yang tidak mampu, hendaknya dia berpuasa, karena puasa dapat meringankan syahwatnya.”
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا تَزَوَّجَ الْعَبْدُ، فَقَدِ اسْـتَكْمَلَ نِصْفَ الدِّيْـنِ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِيْمَـا بَقِيَ.

"Jika seorang hamba menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya; oleh karena itu hendaklah ia bertakwa kepada Allah untuk separuh yang tersisa."
HR. Al Baihaqi
لاَ نِكَاحَ إِلاَّ بِوَلِيٍّ، وَشَاهِدَيْ عَدْلٍ.
"Tidak sah nikah kecuali dengan keberadaan wali dan dua saksi yang adil. HR. ‘Abdurrazzaq (VII/215), dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam al-Irwaa' (no. 1858).

Al-Imam Abu Daawud dalam Sunan-nya dengan sanad dan matan :
عَنْ ابْنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ” أَبْغَضُ الْحَلَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى الطَّلَاقُ
dari Ibnu ‘Umar -radhiyallaahu ‘anhuma-, dari Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Perkara halal yang dibenci Allah Ta’ala adalah thalaq (perceraian).”[Sunan Abu Daawud 3/505]

الْمُؤْمِنُ الْقَوِىُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ

 “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin ..... Shahih Muslim

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَ
“Ada dua golongan penghuni neraka yang belum pernah aku lihat, satu kaum yang selalu bersama cambuk bagaikan ekor-ekor sapi, dengannya mereka memukul manusia, dan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang. Mereka berjalan dengan melenggak-lenggok menimbulkan fitnah (godaan). Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang miring. Mereka tidak masuk ke dalam surga. Dan mereka tidak mencium baunya. Dan sungguh bau surga itu bisa tercium dari jarak demikian dan demikian”. [HR. Muslim dari Sahabat yang mulia Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]


حَقُّ الْوَالِدِ عَلَى الْوَلَدِ أَنْ يُحْسِنَ اِسْمَهُ وَأَدَّبَهُ وَ أَنْ يُعَلِّمَهُ الْكِتَابَةَ وَالسِّبَاحَةَ وَالرِّمَايَةَ وَاَنْ لَا يَرْزُقَهُ اِلاَّ طَيِّبًا وَأَنْ يُزَوِّجَهُ اِذَا اَدْرَكَ (رواه الحاكم
Kewajiban orang tua terhadap anak adalah : membaguskan namanya dan akhlak/sopan santun, mengajarkan tulis menulis, berenang, dan memanah, memberi makan dengan makanan yang baik, menikahkannya bila telah cukup umur.”


Read more

BERITA & ARTIKEL LAIN

 
copyright©2011 KUA Sangkapura Bawean Gresik Jawa Timur